Mengenai Saya

Foto saya
TAK PENTING DARI MANA DAN SIAPA KELURGANYA,KAYA ATAU KAH MISKIN. YANG PALING PENTING ADALAH PEMBUKTIAN DIRI BAHWA MEMANG KAMU MAMPU DAN PANTAS UNTUK MENDAPATKANNYA DENGAN USAHAMU SENDIRI..

Selasa, 01 April 2014

AYAH,CINTAMU SELUAS SAMUDERA

ya, judul ini aku ambil dari sebuah buku yang sedang ku baca( (penulis - Khansa Akifah,penerbit ZETTU ) . entah ini suatu kebetulan aku membawa buku ini dalam perjalananku pulang ke kampung halaman.tgl. 26 maret 2013. dan aku sampai dikampungku tanggal 27 maret 2013 keesokan paginya.
sebelum itu ,tak ada hal yang terlalu aku pikirkan karena seperti biasa,seperti pulang kampung biasa,karena kebetulan jatah cutiku tahun kemaren masih ada dan sengaja aku manfaatkan untuk pulang menemui orang tuaku.

sejujurnya aku ingin katakan bahwa selama merantau di jakarta ,aku sangat jarang bahkan hampir tidak pernah menghubungi mereka sama sekali.sungguh bukan karena aku membenci mereka tetapi karena aku selalu tidak bisa mengatakan apapun saat berbicara dengan mereka melalui telepon. bahkan saat dirumah pun aku sangat jarang berkomunikasi dengan mereka .tidak ada masalah dengan hubungan kami,hanya saja cara kami memberikan kasaih sayang yang berbeda hanya dengan tindakan-tindakan kecil atau hanya sekedar bercakap seadanya.entahlahhh.....
selama ini penyambung komunikasiku hanya untuk sekedar memberi kabar bahwa aku selalu baik-baik saja (walopun terkadang aku harus berbohong kepada mereka tentang keadaanku ) ,agar mereka tidak perlu mengkhawatirkan aku. ya,melalui kaka perempuanku yang selalu berusaha untuk terus berkomunikasi dengan ku,walo hanya sekedar lewat pesan singkatnya menanyakan kabarku ( dan selalu kakaku lah yang melalui menyakan kabarku).

Dan sungguh kemaren saat pulang menjadi hal yang berbeda dengan diriku. mungkin aku berpikir , baru kali ini aku benar-benar melihat keadaan orang tuaku yang sebenarnya. selama ini aku selalu berpikir bahwa mereka baik-baik saja .ya, mereka memang selalu terlihat baik-baik saja di depan anak-anaknya.
dan saat sore menjelang malam , ayahku berkata kepadaku " nak,kalo kamu sudah tidak sekolah lagi,segeralah mencari suami agar ayah tidak selalu kuatir memikirkanmu, keadaanmu di jakarta,ayah akan tenang saat kamu ada yang menjaga"

dan saat itu hatiku merasa benar-benar ada yang menggelitik.entahlah,,, dan baru kali ini aku benar-benar melihat tubuh ayahku yang sekarang. ternyata tubuh itu taksekuat dan sekekar dulu. ternyata tubuh itu sudah ringkih dan sakit-sakitan dan aku tahu bahwa beliau kemaren sakit ( ya,sakit seperti biasa untuk seumuranya). dan saat ini beliau masih bekerja menjadi buruh untuk menjemur padi .dan kata ibu ,beliau selalu saja mengeluh tentang kesehatannya. tubuhnya yang nyeri dan terasa kaku..:(
Ya, ALLAH,berikanlah Ayah dan ibuku kesehatan dan umur panjang agar bisa melihatku sukses n membuatnya bangga....

Ayahku, selalu memikirkan dan peduli akan kesehatanku dan keadaanku, namun aku sama sekali,jarang untuk menanyakan apakah beliau baik-baik saja, bagaimana keadaannya...Waktu memang terasa cepat sekali berlalu, kini aku bukan lah anak kecil yang dulu selalu di manjakannya, aku sudah menjadi wanita muda. akan tetapi karena aku ini adalah anak terakhir sehingga sifat manja itu masih ada dalam diriku hingga saat ini.

Dan kini dalam keluarga hanya tinggal aku seorang yang belum memiliki pendamping hidup karena ketiga kakaku sudah berumah tangga dan memiliki keluarga kecil mereka sendiri. tadinya hal itu bukan menjadi beban untukku .seperti biasa kami orang kampung ,jika usia sudah sekitar 20an seharusnya sudah berumah tangga. namun ,memang aku merantau dan aku memang belum terpikirkan akan hal itu. aku masih ingin belajar dan menggapai mimpiku.

Namun,kata ayah bagiku .. seperti cambuk yang akan selalu memotivasiku untuk segera menyelesaikan kuliah ku , merambah kesuksesan kerjaku dan memberikan calon menantu yang baik untukku (dan tentu juga akan membahagiakan kalian )

AYAH, AKU SELALU MENYAYANGIMU....

maafkan anakmu ini ,jika tak pernah memperhatikanmu.
:')