kemaren sore aku pulang dari rumah temanku..
seperti biasa alat transportasi yang sering aku gunakan adalah busway trans jakarta,ya siapa pun tahu apalagi warga jakarta khususnya busway trans jakarta adalah salah satu ikon dari kota metropolitan ini.
sarana transportasi yang sengaja di siapkan oleh pemerintah kota untuk mengurangi kemacetan yang semakin hari semakin parah di ibu kota ini.
sore ini aku naik busway dari halte pal putih menuju central senen,jam-jam sore seperti ini adalah jam-jam orang-orang pulang kerja.otomatis pasti akan rame dan penuh di dalam busway.
belum lagi kalau harus transit ke jurusan lain yang harus melewati jembatan penyebrangan yang lumayan bisa membuat kaki pegel.he
dari central senen,aku pindah naik busway ke arah harmoni..
waktu itu jam sudah menunjukan sekitar pukul setengah delapan malam,dan hal yang paling menyebalkan di saat badan sudah lelah seharian berkutat dengan pekerjaan dan segera butuh kesegaran dengan beristirahat di rumah.
aku kembali harus transit lagi menuju arah Kali deres,,beuuhhhhhhh.......bisa di bayangkan,harmoni adalah salah satu central dari halte busway untuk transit ditambah dengan jam pulang kerja..
puluhan manusia harus rela untuk berjejal mengantri menunggu giliran untuk bisa naik busway,saya tak sengaja menghitung berapa lama saya mengantri busway,ternyata waktu nya cukup lama .30 menit saya harus berkutat dalam antrean yang berjubel dan menyesakkan dengan banyak orang.ada berbagai macam aroma badan yang menyeruak dari penjuru halte,,hehhehe:)...maklumlah jam pulang kerja dan di tambah dengan panas bahkan gerah karena tempat terlalu sempit untuk menampung banyaknya orang-orang yang mengantri di dalam halte..
itu hanya dari halte yang berasal dari antrean yang menuju ke arah Kali Deres,belum dari halte-halte kloter yang lain..
ternyata setelah lumayan lama mengantri untuk bisa naik busway,bahkan saya harus juga ikut berebut ubtuk masuk duluan ke dalam,sampai-sampai ga ada yang mau mengalah,semuanya buru-buru dan ingin cepat sampai di rumah,demikian hal juga dengan saya.
saya juga terpaksa harus berdiri kembali di dalam busway yang penuh sesak dengan manusia.
busway anti macet,kata iklan..
tapi tetap saja kalau sudah jam pulang kerja,semua kendaraan berjubel di jalanan untuk menuju ke rumah masing-masing.
kepalaku sudah pusing karena harus berdiri dan di dalam busway yang ber-AC sekalipun tidak bisa mengalahkan rasa gerah yang ada,karena kalah oleh suhu tubuh orang-orang di dalam busway..
saya tadi berangkat dari jam 06.45 dari halte pal putih dan sampai di halte jembatan baru jam 21.30..berapa jam?silahkan hitung sendiri..itu semua sudah termasuk dalam antrian dan juga transit dari halte satu ke halte yang lain..
hufthh,,,,rasanya sangat melelahkan......naik halte busway yang berniat ingin lebih nyaman pun sama saja dengan angkutan lain....
