Minggu, 10 Juli 2011

SILENCE OF LOVE..

Saat aku menyadari aku sudah terlalu lama berdiri di sini menanti yang tak kunjung datang,
Disini adalah tempat pertama kali kita saling bertemu dan mengenal satu sama lain tanpa sengaja.Ya ,di Taman komplek dekat rumahmu dan Citra.
Saat itu ,Citra,anak usia 5 tahun yang aku ash datang menghampirimu dan mengajakmu untuk bermain,dan mataku pun tertuju pada sosokmu.seorang pemuda yang ceria sedang menemani anak-anak yang kurang pada fisiknya.kau bercerita begitu semangat,Citra sangat menyukaimu dan selalu ke taman itu untuk mendengar ceritamu.Akupun begitu seperti Citra,menyukaimu yang ceria dan penuh semangat.kecintaanmu pada dunia anak-anak membuatku semakin menyukaimu.
Reno,begitu kau menybutkan namamu kepadaku,saat anak-anak sedang asik bermain dan berceria satu sama lain.kita duduk di bangku taman,kita saling berbagi cerita satu sama lain.yang aku tahu ,kau adalah seorang mahasiswapsikologi di sebuah universitas negeri di kota ini.dan kau menyuukai dunia anak-anak.
Sebulan berlalu,kau mulai jarang terlihat di taman itu.
kadang kal aku bertemu denganmu,tapi tak banyak hal yang kita ceritakan seperti dulu.
Kita saling terdiam dan hanya menemani anak-anak bermain dan terkadang kau mendongeng untuk anak-anak.aku hanya sesekali melanjutkan ceritamu.
tawa riang anak-anak selalu membuat dirimu tersenyum puas.aku menyukai itu,menyukai senyuman itu.
Citra semakin menyayangimu.anak sekecil itu sperti menemukan sosok ayah kedua darimu.
Setahun berlalu,
Citra telah memasuki kelas 1 SD.Aku masih bekerja untuk keluarganya.Ya,kedua orang tua citra memang terlalu sibuk mengurusi bisnis.padahal citra adalah anak tunggal.
aku mulai menganggapnya seperti adikku sendiri dan seiring waktu citra pun telah menganggapku seperti kakaknya.
suatu sore,citra mengajakku ke taman itu untuk bermain.dia ingin menemuimuaku juga sama.kami sama-sama merindukanmu,walau dengan rasa yang berbeda.
anak-anak kecil yang dulu sering mendengarkan ceritamu kini sudah semakin bertambah usianya,seumuran dengan citra bahkan ada yang lebih besar.mereka masih seperti dulu berkumpul di tempat yang sama dan masih menunggumu orang yang tak jua datang.aku yakin mereka menunggumu.tak berapa lama ada yang datang menghapiri kami tapi yang muncul bukan sosokmu.justru pemuda-pemudi yang tersenyum riang menghampiri kami dengan membawa buku dan makanan kecil.aku tak melihat sosokmu dari gerombolan mereka.mereka bercerita bahwa mereka adlah teman satu angkatan denganmu.dari ereka aku tahu bahwa kamu sedang sibuk untuk mengikuti study banding dan pertukaran mahasiswa di luar negeri.
aku merindukanmu,bisikku dalam hati.
sore itu teras berbeda tanpa kehadiranmu.
bulan terus berganti dan waktu terasa cepat berlalu,citra akan menghadapi ujian semester dan aku akan membantunya belajar.kesibukan itu membuat kami jarang bermain ke taman itu.
seminggu berlalu,akhirnya citra selesai menghadapi ujian ....libur telah tiba...tapi bagi citra liburan ataupun tidak itu hal yang sama saja karena dia tidak bisa berkumpul dengan kedua orang tuanya seperti teman-temannya yang lain.
aku menyadari kesedihan citra,aku juga ikut merasakannya.di rumah besar ini hanya ada aku,citra,bi ijah dan mang darmin,mereka adalah orang-orang yang setia menjaga rumah ini.
karena tak ingin melihat citra yang terus bersedih,aku mengajakny untuk berjalan-jalan ke taman dengan mengendarai sepeda.
kami menikmati sore ini dengan gembira.perlahan wajah citra kembali menyembulkan senyum.kami berniat untuk mampir ke taman komplek lagi,itu artinya kami ingin menemuimu.tapi kami tak mendapatimu di sana,citra agak sedikit kecewa,aku lihat dari ekspresi mukanya.
aku membelikannya es krim untuk mengurangi sedikit rasa kecewanya.
                        ...................................
beberapa hari lagi,citra akan berlibur ke luar negeri bersama dengan orang tuanya.aku akan merasa kesepian tanpa kehadiran citra,
sekarang hanya ada aku,bi ijah dan mang darmin...untuk mengusir rasa sepiku,setiap sore aku berjalan-jaln dan menikamti taman komplek sendirian..
sesekali juga aku membantu teman-temanmu untuk bercerita dan bercanda bersama anak-anak..
kapan kamu pulanng????
pertanyaan itu selalu muncul saat aku menyadari ketidakhadiranmu di sini.tanpa citra dan tanpa kamu....kalian berdua adalah orang-orang yang sangat berarti untukku..
hemm,,,,,,aku mulai berpikir ,,apakah aku ini benar-benar menyukaimu atau bahkan mencintamu...
kadang aku tersenyum sendiri dalam kamar saat aku mengingat kenangan bersama kalian...
citra sesekali menghubungi lewat telepon ,dan menceritakan tentang liburannya yang menyenangkan bersama orang tuanya.aku senang melihat dia begitu bahagia menikmati kebersamaannya dengan orang tuanya.
tapi aku belum mendapat kabar darimu?
2 minggu berlalu,
sore ini aku kembali pergi ke taman untuk menemui anak-anak dan berkumpul bersama mereka untuk mendongeng.mereka adalah anak-anak panti asuhan yang tinggal di ddekat komplek perumahan rumah Citra dan kamu.aku terkejut,perasaanku campur aduk saat aku melihat sosok yang mirip denganmu ataukah itu benar dirimu yang berada di antara kerumunan anak-anak itu.
perasaan tak menentu menyelimuti hatiku.Rindu ini ingin aku luapkan tapi aku segera menguasai emosiku sendiri,karena ku hanya mengenalmu sebagai teman.itu yang mungkin juga terpikir olehmu.aku hanya seorang yang sering kau lihat di taman ini.
 setelah anak-anak selesai mendengarkan dongengmu.kali ini aku merasa aneh dengan sikapku sendiri.aku dan kamu duduk terdiam tanpa ada satupun yang memulai untuk bicara.akhirnya ku pun bersuara dan mulai melunakkan kekakuan ini.kita mengobrol menanyakan kabar masing-masing dan kau menanyakan tentang citra yang kujawab antusias tentang kabar dan liburannya yang menyenangkan bersama orang tuanya.ya, kamu tau semua tentang citra dariku.aku pun menanyakan bagaimana tentang pengalamanmu di sana.
jawabanmu sangat standar dan bahkan rasanya aneh mendengar kabar jawabanmu.
aku pulang ke rumah dengan hati senang karena sudah melihat mu kembali.
setiap sore aku selalu datang ke taman itu.sebenarnya hanya ingin menemuimu tapi karena kita menyukai dunia yang sama yaitu dunia anak-anak.aku mulai merasa cocok.tapi apakah kamu merasakan hal yang sama denganku?apakah kamu juga memikirkan aku saat kita tak bertemu?aku rasa aku yang terlalu berlebihan ,tapi biarlah karena aku mulai menikmati perasaan ini.

pagi ini aku membntu bu ijah untuk pergi ke swalayan membeli beberapa perlengkapan dapur.hari ini  citra dan kedua orang tuanya akan pulang.aku merasa gembira karena akan kembali bertemu dengan citra.
di tengah jalan tanpa sengaja aku melihat seorang yang ku kenal.
"Reno......" aku memanggilmu.
aku melihatmu sempoyongan dan wajahmu terlihat pucat.
aku pun menghampirimu,sebelum aku sampai di dekatmu,kamu tak sadarkan diri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar